Jumat, 30 Januari 2009

TUGAS KOMPONEN SIM

Pertanyaan Tugas Komponen SIM.

1. Anggaplah Anda akan ditugaskan oleh pimpinan membeli sebuah komputer untuk unit kerja anda. Sebelum anda membeli informasi apa saja yang perlu anda kumpulkan? Beri alasan ringkas.

2. Kasir di unit Anda mengalami kesulitan pencatatan keuangan yang diterimanaya setiap hari dari masyarakat. Setelah anda amati ternyata sang kasir kurang memahami pencatatan keuangan, terutama tentang debet/kredit dan jurnal. Ia minta bantuan pada anda untuk mencarikan softwarenya dan pimpinan menyetujui. Komputer yang ia miliki hanya P3, 128 MB, HD 60GB, printer buble Jet. Bantulah ia dan tentukan spesifikasi software yang mampu menangani tugas kasir. Beri alasan kenapa anda merekomendasikan spesifikasi tersebut.

3. Suatu saat anda diminta oleh pimpinan mencari sebuah software yang mampu menangani kebutuhan informasi tentang jalan raya. Informasi apa yang anda butuhkan sebelum anda mencari (membeli atau membuat) software tersebut? Kenapa demikian?

4. Komputer di unit anda karena suatu sebab harddisknya rusak. Pimpinan minta untuk membeli harddisk baru. Untuk pekerjaan tersebut informasi apa yang anda perlukan? Buat dengan lengkap dalam satu bentuk tabel. Sebagai alat bantu anda pergilah ke toko komputer/atau lihat pameran komputer, carilah informasi minimal dari tiga tempat.

 

 

JAWABAN TUGAS

KOMPONEN SIM MODUL 3

 

1. Informasi yang akan dikumpulkan :

a. Peruntukkan komputer

Mencari tahu informasi untuk apa komputer tersebut digunakan

  1. Bila akan dipergunakan untuk menangani pekerjaan yang rumit, perlu ketelitian dan keluaran grafis yang baik, memerlukan koneksi jaringan ke tempat tertentu maka kami akan merekomendasikan komputer dengan spesifikasi tinggi, kapasitas memori besar, VGA card dan monitor yang mempunyai resolusi tinggi dengan detail grafis cukup, processor dengan kemampuan untuk menangani banyak pekerjaan sekaligus dan kemampuan berkomunikasi melalui jaringan lokal serta internet. Serta aplikasi-aplikasi atau software yang mampu menangani kebutuhan tersebut. Dilengkapi dengan perangkat output (terutama printer) yang memiliki kemampuan cetak dan detail tinggi.
  2. Misal, seorang konsultan perencana dalam bidang konstruksi yang menggunakan program SAP untuk perhitungan struktur gedung harus menggunakan komputer minimal processor pentium IV, harddisk 40 GB dan memori 256.
  3. Bila dipergunakan untuk administrasi kantor yang menangani pengetikan dan surat menyurat biasa maka kami merekomendasikan komputer yang sederhana baik spesifikasi maupun software yang digunakan juga alat cetak (printer) sederhana.

b. Siapa yang akan menggunakan komputer tersebut.

Mencari informasi seberapa besar pemahaman orang tersebut terhadap teknologi komputer dan suasana yang dia inginkan

  1. Bila yang mempergunakan adalah seorang manajer yang memiliki sedikit pemahaman tentang komputer tapi memiliki kesibukan kerja tinggi maka direkomendasikan komputer yang sederhana tapi memiliki kemampuan cukup baik. Jika dia membutuhkan ketenangan dan konsentrasi kerja tinggi maka printer yang digunakan sebisanya yang tidak mengeluarkan suara berisik.
  2. Bila yang akan mempergunakan adalah manajer atau tenaga teknis yang memiliki pemahaman yang cukup baik tentang komputer dan program-programnya maka direkomendasikan komputer berkemampuan baik yang sesuai dengan keperluan atau teknis penggunaannya. Seorang tenaga arsitek tentu memerlukan komputer yang mampu melakukan tampilan dan kecermatan detail dan grafis yang baik dengan alat cetak berwarna dan kemampuan cetak dan grafis yang baik pula.

2. Spesifikasi software yang direkomendasikan yaitu :

  1. Software yang mampu beroperasi dengan performa komputer dengan spesifikasi Pentium III, 128 MB, HD 60GB, printer Buble Jet.
  2. Software harus mampu melaksanakan perhitungan yang teliti, tepat dan cepat.
  3. Software harus memiliki aplikasi akuntansi yang baik dengan input yang sederhana serta dapat dipahami dengan mudah oleh pengguna (kasir). Karena kasir tidak memiliki kemampuan pencatatan keuangan yang baik, terutama tentang debet/kredit dan jurnal.

3. Informasi yang diperlukan untuk membuat/mencari software yang mampu menangani  tentang informasi jalan raya yaitu :

  • Siapa yang akan menggunakan / menjalankan software tersebut
    data tersebut diperlukan karena kebutuhan orang akan informasi berbeda-beda. Kebutuhan informasi seorang manajer akan berbeda dengan arsitek / perancang jalan, berbeda pula dengan seorang teknisi / pelaksana, sehingga harus disesuaikan bagi siapa software diperuntukkan.
  • Kemampuan / spesifikasi komputer yang akan menjalankannya komputer dengan spesifikasi sederhana; kapasitas Harddisk kecil; RAM yang tidak terlalu besar; kecepatan baca rendah, tidak akan maksimal menjalankan software yang kompleks dan memerlukan beberapa aplikasi tambahan. Sehingga harus disesuaikan antara software yang akan digunakan dan kemampuan/spesifikasi komputer yang dimiliki.
  • Berapa besar data / informasi yang diolah dan akan ditampilkan penggunaan data yang relatif besar tentu akan memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi dan lengkap. Begitu juga dengan output, semakin detail dan tinggi kualitas output yang akan dihasilkan tentu memerlukan perangkat pendukung (printer dll) yang berkemampuan tinggi dan detail grafis yang baik.

4. Data Harga dan Spesifikasi Harddisk yang didapat dari tiga toko berbeda di Plaza Jl. A. Yani dan Bandung Electronic Centre pada Sabtu , 12 September 2008 yaitu :

- Dhamman Computer Bandung Electronic Centre, lantai 3

- Computer Corner Plaza Jl. A. Yani Lantai 1 Blok O-3

- Van’s Komputer Plaza Jl. A. Yani Lantai 1 Blok H-1

( spesifikasi dan harga pada table berikut )

Spesifikasi dan Harga Hard Disk Di Dhamman Computer

No.

Merk

Kapasitas

Performa

Harga

1.

Maxtor

Diamond Max 20

clip_image002

80 Gb

- Type Sata 300

- Kecepatan Putaran 7200 rpm

- Kecepatan Transfer Data 300 Mbps

- Berat 0,58 Kg

- Ukuran 10,2 cm x 14,7 cm x 2 cm

- Garansi 3 Tahun

Rp. 435.000,-

2.

Seagate

clip_image004Baracuda

80 Gb

- Type Sata

- Kecepatan Putaran 7200 rpm

- Kecepatan Transfer Data 800 Mbps

- Ukuran 3,5 Inch

- Garansi 3 Tahun

Rp. 475.000,-

2.

Seagate

clip_image005Baracuda

320 Gb

- Type Sata

- Kecepatan Putaran 7200 rpm

- Kecepatan Transfer Data 3 Gbps

- Ukuran 3,5 Inch

- Garansi 3 Tahun

Rp.715.000,-

Spesifikasi dan Harga Hard Disk Di Van’s Computer

No.

Merk

Kapasitas

Performa

Harga

1.

Maxtor

Diamond Max 20

clip_image002[1]

80 Gb

- Type Sata 300

- Kecepatan Putaran 7200 rpm

- Kecepatan Transfer Data 300 Mbps

- Berat 0,58 Kg

- Ukuran 10,2 cm x 14,7 cm x 2 cm

- Garansi 3 Tahun

Rp. 435.000,-

2.

Seagate

clip_image006Baracuda

80 Gb

- Type Sata

- Kecepatan Putaran 7200 rpm

- Kecepatan Transfer Data 800 Mbps

- Ukuran 3,5 Inch

- Garansi 3 Tahun

Rp. 480.000,-

2.

Seagate

clip_image006[1]Baracuda

320 Gb

- Type Sata

- Kecepatan Putaran 7200 rpm

- Kecepatan Transfer Data 3 Gbps

- Ukuran 3,5 Inch

- Garansi 3 Tahun

Rp. 855.000,-

Spesifikasi dan Harga Hard Disk Di Central Utama Computer

No.

Merk

Kapasitas

Performa

Harga

1.

Maxtor

Diamond Max 20

clip_image002[2]

80 Gb

- Type Sata 300

- Kecepatan Putaran 7200 rpm

- Kecepatan Transfer Data 300 Mbps

- Berat 0,58 Kg

- Ukuran 10,2 cm x 14,7 cm x 2 cm

- Garansi 3 Tahun

Rp. 415.000,-

2.

Seagate

clip_image007Baracuda

80 Gb

- Type Sata

- Kecepatan Putaran 7200 rpm

- Kecepatan Transfer Data 800 Mbps

- Ukuran 3,5 Inch

- Garansi 3 Tahun

Rp. 460.000,-

2.

Seagate

clip_image004[1]Baracuda

320 Gb

- Type Sata

- Kecepatan Putaran 7200 rpm

- Kecepatan Transfer Data 3 Gbps

- Ukuran 3,5 Inch

- Garansi 3 Tahun

Rp. 715.000,-

clip_image009clip_image011

Daftar Harga (Price List) di Ketiga Toko Komputer

Tugas I Aplikasi Data Processing

1. Perbedaan Microsoft Office 2003 dan Microsoft 2007 :

NO.

MICROSOFT OFFICE 2003

MICROSOFT OFFICE 2007

1.

Tidak bisa membaca file yang dibuat dengan Microsoft 2007

Bisa Membuka/mengakses semua jenis file aplikasi Office sebelumnya.

2.

Tampilan pilihan Menu Bar membuka list yang tersusun vertikal

Tampilan pilihan Menu Bar tampil horisontal

3.

Perubahan efek pada saat perintah diclik tidak terlihat sebelum di preview

Perubahan efek langsung terlihat ketika perintah diklik

4.

Tampilan lebih sederhana

Mempunyai menu yang lebih interaktif berbentuk gambar dan tingkat security yang tinggi.

5.

Pilihan daftar dari tab menu belum dikelompokan

Pilihan daftar dari tab menu sudah dikelompokan yang langsung ditampilkan dengan gambar.

6.

Menu untuk tampilan pencetakan ada di menu bar dan task bar.

Menu untuk tampilan pencetakan ada di menu bar / menu Office Button.

7.

Tidak memerlukan RAM yang besar

Memerlukan RAM yang besar

8.

Tidak memiliki menu efek tiga dimensi

Memiliki menu efek tiga dimensi serta menu lainya yang belum ada pada office 2003 maupun versi sebelumnya.

9.

Jenis file Word 97-2003 berextention (*.doc)

Jenis file Word 2007 berextention (*.docx)

10.

Task bar lebih banyak, menu bar bila dikeluarkan akan nampak namun kecil-kecil.

Memiliki menu bar yang banyak sesuai kelompok dilengkapi dengan akun gambar, task bar sedikit jika diklik langsung menampilkan menu bar berupa gambar.

2. Perbedaan Linux dengan yang berbasis Microsoft

NO.

LINUX

MICROSOFT

1.

Format file-system berjenis extended (ext2 dan ext3)

Format file-system jenis FAT16, FAT32 dan NTFS

2.

Tidak terlalu terpengaruh virus system/virus masih sedikit

Banyak virus system/virus penggangu sudah banyak

3.

Kurangnya dukungan software/driver untuk aplikasi dan perangkat keras yang banyak beredar dipasaran namun cepat berkembang.

Banyak dukungan Software/draiver untuk perangkat keras dan macam- macam aplikasi.

4.

Tidak membutukan lisensi

Harus dengan lisensi Microsoft

5.

Dapat membaca drive windows dan filenya

Tidak dapat membaca drive linux dan file sistemnya.

6.

Sukar untuk dipakai pemula yang terbiasa dengan windows.

Mudah dimengerti karena paling banyak berada dipasaran sebelum linux.

7.

Bisa didapatkan dengan harga murah

Untuk mendapatkan dengan harga yang mahal.

8.

Format Aplikasi perkantoran (open Office) dapat membaca format file aplikasi perkantoran Microsoft.

Format Aplikasi perkantoran tidak dapat membaca format file aplikasi perkantoran system linux.

9.

Bisa dijalankan melaui CD atau Flash Disk tanpa harus dipasang kediska.

Harus dipasang kediska (di install kedalam Hard Disk)

10.

Mudah untuk dikembangkan dan dimodifikasi sendiri kemudian didistribusikan kembali secara free maupun berbayar.

Tidak bisa dikembangkan sendiri/dimodifikasi sendiri karena berlisensi.

KOMPONEN SIM

MODUL 3

KOMPONEN SIM

 

Peralatan yang dibutuhkan.

 

clip_image002

New Picture 

Gambar 3.1: Unit dasar sebuah komputer

 

(Skema komputer)

Saat ini sebagai alat bantu SIM yang paling banyak digunakan adalah dengan bantuan komputer. Oleh karena itu diperlukan berbagai peralatan untuk menjalankannya, baik fisik (haardware), software dan operator yang akan mengoperasikan komputer tersebut. Beberapa peralatan fisik dan software yang perlu menjadi fokus perhatian adalah sbb:

Peyimpanan Primer:

      · RAM, ROM, SDRAM

Penyimpanan Sekunder(merupakan output):

       · Floppy Disk (Disket)

       · Hard Disk

       · Flash Disk

       · CD

Unit Input:

       · Keyboard

       · Alat penunjuk ( Mouse, Trackball, Tauch Screen, Light Pen, )

       · Pembaca Optic (CD Rom)

       · Pembaca Magnetic (Contoh ATM)

       · Pengenal Suara (memasukkan perintah sesuai suara dikenal)

Unit Output:

        · Output Tampilan (monitor, layar cembung dan datar)

        · Output cetakan:

                     o Line printer, contoh impact printer

                     o Character printer, contoh: dot matrix

                     o Page printer, contoh: laser, dll

         · Output Suara

         · Plotter (output dalam bentuk grafik)

         · Microform (Microfilm)

Perangkat Lunak:

         · Perangkat Lunak Sistem Operasi (DOS, Windows, Linux)

         · Perangkat Lunak Utility (Norton, Disk Doctor, dll)

         · Perangkat Penerjemah Bahasa (Cobol, Fortran, Vbasic,dll)

         · Perangkat Lunak Aplikasi (MS Word, MS Excel, dll)

 

Informasi yang Diolah

 

Saat para pimpinan organisasi memutuskan menggunakan informasi sebagai cara untuk beradaptasi dengan kebutuhan lingkungan (masyarakat dan pemerintah, swasta) maka para pimpinan perlu menyadari sumber daya informasi yang mereka miliki. Sebab data yang digunakan akan diolah oleh sumber daya informasi tersebut. Kualitas informasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya informasi yang dimiliki.

Informasi yang diolah pada suatu organisasi dapat dibedakan atas fungsi-fungsi yang ada dalam organisasi tersebut. Beberapa fungsi dan informasi yang diolahnya adalah:

1. Personalia

     Termasuk informasi perekrutan, pelatihan, bimbingan para   pegawai, prestasi kerja pegawai, serta perencanaan pegawai, …

2. Akuntansi

     Informasi transaksi keuangan, aset, jaminan-jaminan, lporan  keuangan, pengendalian keuangan, pemasok, pemesanan, jumlah pemesanan ekonomis, …

3. Manajemen Persediaan

     Informasi yang berkaitan dengan pengendalian fiskal atas persediaan, material, komponen-komponen, mesin-mesin, jumlah yang tersedia, nilai/harga, …

4. Bendahara

     Informasi yang berkaitan dengan kegiatan keuangan organisasi, jumlah pinjaman, dana tunai, ……

5. Manajemen Informasi

     Termasuk informasi bagaimana mengembangkan, mengoperasikan dan menjaga sistem informasi untuk menyajikan informasi kepihak-pihak yang berkepentingan, ….

6. Dan lain sebagainya, sesuai fungsi yang ada pd organisasi tsb.

 

Tugas.

1. Anggaplah Anda akan ditugaskan oleh pimpinan membeli sebuah komputer untuk unit kerja anda. Sebelum anda membeli informasi apa saja yang perlu anda kumpulkan? Beri alasan ringkas.

2. Kasir di unit Anda mengalami kesulitan pencatatan keuangan yang diterimanaya setiap hari dari masyarakat. Setelah anda amati ternyata sang kasir kurang memahami pencatatan keuangan, terutama tentang debet/kredit dan jurnal. Ia minta bantuan pada anda untuk mencarikan softwarenya dan pimpinan menyetujui. Komputer yang ia miliki hanya P3, 128 MB, HD 60GB, printer buble Jet. Bantulah ia dan tentukan spesifikasi software yang mampu menangani tugas kasir. Beri alasan kenapa anda merekomendasikan spesifikasi tersebut.

3. Suatu saat anda diminta oleh pimpinan mencari sebuah software yang mampu menangani kebutuhan informasi tentang jalan raya. Informasi apa yang anda butuhkan sebelum anda mencari (membeli atau membuat) software tersebut? Kenapa demikian?

4. Komputer di unit anda karena suatu sebab harddisknya rusak. Pimpinan minta untuk membeli harddisk baru. Untuk pekerjaan tersebut informasi apa yang anda perlukan? Buat dengan lengkap dalam satu bentuk tabel. Sebagai alat bantu anda pergilah ke toko komputer/atau lihat pameran komputer, carilah informasi minimal dari tiga tempat.

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

 

TUGAS

MATA KULIAH SIM

TAHAP-TAHAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN

 

Aset yang akan dibahas:

Pembangunan Saluran Pembuangan Limbah Rumah Tangga dengan dana dari Bantuan Bank Dunia untuk mengurangi tumbuhnya Bakteri E- Coli terhadap dampak bagi kesehatan manusia pada masa sekarang dan masa mendatang.

1. Tahap Pemikiran ( Intelligence)

     Identifikasi Tujuan dan Sasaran

  1. Limbah Tinja RumahTangga  merupakan  ancaman bagi kesehatan manusia
  2. Merupakan satu tujuan dari Program Kesehatan Dunia.

      Klasifikasi Permasalahan

  1. Belum tersedianya jaringan saluran pipa pembuangan.
  2. Belum adanya kesadaran dari manusia betapa bahayanya  Bakteri E- Coli bagi kesehatan.

2. Tahap Perancangan (Design)

      Alternatif-alternatif pemecahan masalah:

  1. Pembangunan dan pemasangan saluran perpipaan .
  2. Pembangunan bak bak penampunga dan bak bak   pengolahan  Limbah.
  3. Memberi penyuluhan bagi masyarakat pengguna jaringan pembuangan Limbah Rumah Tangga.

3. Tahap Pemilihan ( Choice)

  1. Membuat bangunan permanen untuk petugas pengolahan.
  2. Membuat bangunan bak bak tampungan.

4. Penerapan (Implementasi)

  1. Pembangunan bak bak dan Bangunan Opersional dianggarkan  untuk Tahun Anggaran 2005 dengan konstruksi beton sepanjang  200 meter.
  2. Bangunan saluran drainase dan bangunan pelengkap lainnya dibangun di sebelah kanan dan kiri bak bak tampungan.

PROPOSAL PEMBUATAN SIM ABSENSI DI ADMINISTRASI NIAGA POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

PROPOSAL PEMBUATAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ABSENSI DI ADMINISTRASI NIAGA POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

 

BAB I

PENDAHULUAN

TAHAP PERENCANAAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Teknologi Informasi berperan penting dalam memperbaiki kualitas suatu Instansi. Penggunaannya tidak hanya sebagai proses otomatisasi terhadap akses informasi, tetapi juga menciptakan akurasi, kecepatan, dan kelengkapan sebuah sistem yang terintegrasi, sehingga proses organisasi yang terjadi akan efisien, terukur, fleksibel.

Bahkan dewasa ini perkembangan Teknologi Informasi mulai mendapat sambutan positif dari masyarakat. Perkembangannya tidak hanya disambut dan dinikmati oleh kalangan bisnis maupun pemerintah saja, tetapi juga mulai merambah dalam dunia pendidikan karena ketersediaan informasi yang terintegrasi makin penting dalam mendukung upaya menciptakan generasi penerus bangsa yang kompetitif. Untuk mendukung kegiatan perkuliahan peranan BAK Administrasi Niaga dalam Absensi sangat dirasakan oleh civitas akademika terutama di jurusan terkait.

Jurusan Administrasi Niaga memiliki sumber daya yang memungkinkan untuk dibuatnya suatu Sistem Informasi Manajemen mengenai Absensi, namun sumber daya tersebut kami rasa belum bekerja secara maksimal. Ini dikarenakan kurangnya menguasai ilmu dan teknologi tentang pengoperasian alat-alat komputer, peranan informasi saat ini semakin dibutuhkan dalam menunjang untuk mencapai suatu tujuan tertentu,

sejalan dengan perkembangan jaman dan teknologi komputer yang semakin berkembang baik perangkat keras maupun perkembangan perangkat lunak maka selayaknya sebuah instansi / perusahaan dapat memanfaatkan kemajuan teknologi di bidang teknologi informasi dengan mengembangkan Sistem Informasi Manajemen yang menunjang dalam pengambilan sebuah keputusan yang mengarah pada perkembangan dan kemajuan instansi / perusahaan dalam persaingan global yang tidak dapat terhindarkan lagi.

Untuk mengelola data yang demikian besar maka dibutuhkan sebuah system informasi dalam pengelolaan data untuk mengetahui seberapa aktifnya seorang mahasiswa dalam mengikuti masa perkuliahan yang berguna dalam menunjang kelancaran belajar-mengajar yang telah ditentukan oleh Politeknik Negeri Bandung dan sangat berguna sekali dalam pengambilan keputusan selanjutnya.

 

1.2. Identifikasi Masalah

Sistem Absensi Jurusan Administrasi Niaga dalam hal ini adalah BAK Administrasi Niaga telah melakukan pelayanan terhadap kebutuhan informasi yang menunjang kegiatan perkuliahan, baik untuk mahasiswa maupun untuk staf terutama staf pengajar. Adapun hal-hal yang telah dilakukan oleh BAK Jurusan Administrasi Niaga dalam system absensi adalah sebagai berikut:

  1. Merekap dan membuat laporan tentang seberapa jauh mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan.
  2. Staf BAK pusat dapat mengambil keputusan untuk mengeluarkan Surat Peringatan bagi mahasiswa yang tidak pernah mengikuti perkuliahan kurang lebih 10 jam.
  3. Dengan adanya system ini maka dengan sendirinya pihak Polban akan merasa lebih diringankan dalam mendeteksi seberapa aktifnya seorang mahasiswa mengikuti perkuliahan.
  4. Data absensi yang telah direkap dan dikirim ke BAK Pusat bisa menjadi acuan dalam menjalani semester selanjutnya dan dalam mengikuti ujian.
  5. Menjadikan bagi mahasiswa untuk tidak masuk kuliah seenaknya sendiri.

Dengan demikian masalah-masalah yang masih ada adalah:

  1. Tidak atau kurangnya tenaga ahli dalam pengoperasian alat-alat komputer demi kelangsungan berjalannya system absensi di Administrasi Niaga.
  2. Tenaga yang sekarang ada menurut kami masih kurang bisa menguasai dan mengoperasikan serta memasukkan data yang lebih tepat ke dalam komputer.
  3. Sistem yang sekarang ada kami rasa masih belum interktif.

1.3 . Batasan Masalah

  1. Sistem Informasi Manajemen Absensi dibangun berdasarkan pengelolaan peralatan yang dibutuhkan oleh BAK Administrasi Niaga sesuai kebutuhannya.
  2. Sistem informasi sebatas untuk penyampaian ketersediaan peralatan dalam menunjang jalannya absensi di Administrasi Niaga.

1.4. Tujuan

Dalam proposal ini akan dibahas “ Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Data Absensi pada Politeknik Negeri Bandung “, dimana tujuan penulisan ini adalah untuk memberikan kemudahan dalam pengelolaan data absensi mahasiswa khususnya mahasiswa jurusan Administrasi Niaga atau mengenai ijin yang dikarenakan sakit ataupun dikarenakan hal lain.

Sehingga dengan adanya system pengelolaan data absensi ini dapat diharapkan dapat mengetahui seberapa aktifnya mahasiswa dalam mengikuti masa-masa perkuliahan yang telah ditentukan oleh Politeknik Negeri Bandung dimana dia menuntut ilmu.

Sistem Informasi Manajemen pada bidang absensi dirancang sebagai alat penunjang berupa software untuk menunjang seluruh kegiatan perguruan tinggi yang mempunyai tujuan sebagai berikut :

  1. Adanya database yang terpusat dan terintegrasi.
  2. Tersedianya Informasi untuk mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan.
  3. Tersedianya layanan informasi bagi komunitas kampus seperti mahasiswa, dosen, staf tata usaha, pimpinan, alumni.
  4. Sebagai salah satu pilar pembangunan perguruan tinggi berbasiskan Teknologi Informasi
  5. Memberikan Nilai Tambah (Added Value) bagi Politeknik Negeri Bandung, khususnya Jurusan Administrasi Niaga.

1.5. Ruang Lingkup

Dalam proposal ini ruang lingkup yang akan diambil adalah pada data absensi mahasiswa yang terdapat pada Program Studi Administrasi Niaga di Politeknik Negeri Bandung sampai pada tingkat pelaporan data absensi mahasiswa.

1.6. Metodologi

Dalam proposal ini dilakukan pengumpulan data-data dengan cara :

a. Riset pustaka.

Pengumpulan data yang diperoleh dari buku-buku serta formulir yang didapat dari petugas absensi / BAK Administrasi Niaga yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang dibahas.

b. Riset lapangan.

Mengadakan pengamatan langsung dan mengadakan wawancara dengan staf BAK Administrasi Niaga yang ada di Politeknik Negeri Bandung.

 

BAB II

TAHAP ANALISIS

Jurusan Administrasi Niaga mempunyai empat program studi, yaitu Program Administrasi Bisnis, Manajemen Pemasaran, Usaha Perjalanan Wisata, dan Manajemen Aset. Kebutuhan BAK akan informasi data absensi saat ini sangat penting mengingat banyaknya mahasiswa yang membutuhkan informasi yang jelas dan cepat. Program studi, mahasiswa dan fasilitas serta staf yang dimiliki oleh Jurusan Administrasi Niaga merupakan kekuatan yang dimiliki oleh Jurusan Administrasi dalam mengembangkan sistem informasi manajemen data absensi. Kekuatan tersebut dapat dikembangkan untuk mendukung segala kegiatan yang berhubungan dengan segala kebutuhan yang mendukung system ini.

Kelemahan sistem pengumpulan data absensi terletak pada staf pengelolaannya yaitu dalam hal ini ialah operator yang memasukkan data dan pengiriman data sampai pada level yang di atasnya. Di dalam BAK Administrasi Niaga ini hanya ada satu staf yang menjalakannya, walaupun peralatannya sudah memadainya. Dilihat dari segi tersebut perlu peningkatan dalam hal kriteria dari Sumber Daya, walaupun komputer yang terpasang di staf BAK Administrasi Niaga sudah terhubung dengan internet.

Selain itu perlu dibuat prosedur-prosedur dari setiap kegiatan dengan mengacu pada Quality Assurance.

Jadi untuk program kedepannya mungkin dari pihak Politeknik Negeri Bandung perlu adanya perbaikan dalam SDM-nya, yaitu dengan perekrutan SDM baru yang lebih berkualitas maupun dengan adanya pelatihan bagi operator yang telah ada untuk menjadi lebih baik dan lebih dapat menggunakan peralatan semaksimal mungkin.

 

BAB III

TAHAP PERANCANGAN

3.1. Perancangan Instruksi Kerja Absensi.

Dalam Tahap Perancangan Instruksi Kerja BAK Administrasi Niaga dibuatkan prosedur-prosedur yang berhubungan dengan absensi jurusan sebagai berikut:

1. Tujuan

Memberikan petunjuk bagaimana cara membuat dan memasukkan data ke dalam komputer serta cara untuk menyediakan formulir dan berita acara sampai dengan mengirimkan ke level yang lebih atas dalam hal ini adalah BAK Pusat. .

2. Ruang Lingkup

Dosen dan Staf Jurusan Administrasi Niaga

3. Referensi/Rujukan/Acuan

Surat Edaran Jurusan Administrasi Niaga

4. Prosedur :

     a. Prosedur penyediaan form absensi pada loker :

  1. Petugas yang berwenang dalam hal ini yaitu BAK AN.
  2. Formulir Absensi dan berita acara disediakan dalam loker setiap hari dan diambil pada sore harinya.
  3. Formulir Absensi dan berita acara yang telah terisi akan direkap ke dalam computer dan kirim ke BAK Polban lewat Internet.

     b. Prosedur pengambilan absensi di dalam loker :

  1. Absensi kelas berada dalam Loker Kelas masing masing.
  2. Di isi oleh setiap Dosen Pengajar pada mata kuliah yang berbeda.
  3. Setiap absen harus disertai tanda tangan pengajar.
  4. Absensi harus di isi : tanggal, hari, bulan dan tahun.
  5. Absensi harus diambil dari loker setiap jam pertama dimulai.
  6. Yang boleh mengambil absensi dari Loker hanya Satgas Administrasi Niaga.

     c. Prosedur pengembalian absensi dalam loker :

  1. Semua Absensi telah di isi oleh Dosen Pengajar.
  2. Pengembalian absensi setelah jam pelajaran berakhir.
  3. Kertas Absensi harus dalam keadaan bersih dan utuh tanpa adanya coretan.
  4. Pengembalian Absensi ke dalam Loker adalah Satgas Administrasi Niaga.

       d. Prosedur revisi absensi jika ada kesalahan :

  1. Absensi yang terjadi kesalahan direvisi pada akhir bulan.
  2. Revisi yang berkuasa untuk membetulkan adalah Petugas yang berwenang.
  3. Crosscek Absensi dilakukan antara BAK Administrasi Niaga dengan PD I.
  4. Jika Revisi telah selesai maka harus ada Tanda Tangan PD I dan stempel Polban, maka Surat Revisi itu telah sah.

       e. Prosedur penerbitan surat peringatan :

                 · Surat Peringatan I :

                     Tidak masuk  tanpa keterangan lebih dari 10 jam.

                 · Surat Peringatan II :

                     Tidak masuk  tanpa keterangan lebih dari 20 jam.

                 · Surat Peringatan III :

                     Tidak masuk  tanpa keterangan lebih dari 30 jam.

        f. Ketidakhadiran dan sanksinya.

  1. Mahasiswa diizinkan tidak hadir di kelas hanya dengan alasan sakit, mendapatkecelakaan atau disebabkan keperluan penting sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  2. Izin untuk tidak hadir selama sehari atau kurang harus didapat dari wali kelas atau yang ditunjuk untuk menanganinya.
  3. Bila Mahasiswa tidak akan hadir lebih dari satu hari, mahasiswa harus meminta izizn kepada Ketua Program Studi secara tertulis, sekurang kurangnya 24 jam sebelumnya. Permohonan izin dibubuhi tanda tangan persetujuan terlebih dahulu dari Wali Kelas atau yang ditunjuk untuk menanganinya.
  4. Bila Mahasiswa tidak hadir karena hal hal yang tidak terduga/mendadak , maka dalam waktu 3 hari, Ketua Jurusan atau petugas yang ditunjuk untuk menanganinya harus sudah menerima pemberitahuan tertulis. Pada saat hadir kembali maka Mahasiswa tersebut diharuskan membawa surat dari orang tua atau walinya yang menyatakan alasan ketidakhadirannya tersebut.
  5. Bila Mahasiswa tidak dapat hadir karena alas an skit atau kecelakaan maka mahasiswa harus mengirimkan surat keterangan dokter selambat lambatnya 3 hari sejak ketidakhadirannya. Politeknik dapat menunjuk dokter untuk memberikan ketepatan dalam penilaian akan ketidkhadiran karena sakit atau kecelakaan tersebut.
  6. Ketua Jurusan atau petugas yang ditunjuk berhak menentukan apakah izin tidak hadir diterima atau tidak.
  7. Ketidakhadiran tanpa izin dan / atau keterlambatan akan dikenai sanksi peringatan lisan maupun tertulis dengan kompensasi berikut :

Keterlambatan / meninggalkan pelajaran sebelum waktunya:

Sanksi

5 menit s/d 2 jam pelajaran

Lebih dari 2 jam pelajaran

1 hari( selalu dihitung 7 jam pelajaran )

Tidak hadir tanpa izin dikenai Hukuman kompensasi 5 kalinya

Dianggap tidak hadir tanpa izin Selama 1 hari dan dikenakan Kompensasi 2 kalinya.

  1. Kompensasi tidak dapat digantikan dengan uang atau barang.
  2. Kompensasi harus dilaksanakan pada akhir semester terkait.
  3. Mahasiswa yang tidak melaksanakan kompensasi akan dikenakan sanksi berupa penangguhan nilai oleh program studi.
  4. Waktu tidak hadir akan dijumlahkan pada tiap semester. Peringatan tertulis akan dikirimkan kepada mahasiswa dan orang tua / walinya dengan ketentuan sebagai berikut:

Tidak hadir tanpa izin 10 jam

Tidak hadir tanpa izin 20 jam

Tidak hadir tanpa izin 30 jam

Tidak hadir tanpa izin 38 jam

Surat Peringatan I

Surat Peringatan II

Surat Peringatan III

Surat Pemberhentian/dikeluarkan Dari Politeknik.

  1. Bila jumlah ketidakhadiran dengan dan tanpa izin melebihi 152 jam ( 4 minggu ) dalam satu semester, dengan ketentuan jumlah ketidakhadiran tanpa izin kurang dari 38 jam, maksimal mahasiswa akan dinyatakan lulus percobaan.
  2. Bila jumlah ketidakhadiran dengan tanpa izin melebihi 76 jam ( 2 minggu ) berturut turut karena sesuatu hal mahasiswa tidak dapat mengikuti pendidikan / perkuliahan, maka mahasiswa tersebut dapat diberi cuti akademik maksimum selama 2 (dua ) semester dengan mengajukan permohonan kepada Direktur, bila disertai dengan alasan yang jelas melalui bukti bukti auntentik yang dapat diterima ( misalnya sakit ).

 

BAB IV

KESIMPULAN

  • Di dalam lingkup Akademika Politeknik Negeri Bandung   khususnya Jurusan Administrasi Niaga sangat diperlukan sekali adanya Sistem Informasi Manajemen dalam hal penanganan absensi, karena sangat memudahkan dalam memantau dan mengamati seberapa jauh mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan sehari hari.
  • Dengan adanya Sistem Informasi Manajemen di Administrasi Niaga yang menangani absensi maka pihak staf BAK dapat memberi laporan kepada Direktorat dengan cepat, yang akan digunakan dalam pengambilan keputusan selanjutnya.
  • Menambah nilai plus bagi Politeknik Negeri Bandung yang dapat diandalkan dalam hal mengakses informasi dengan cepat dan akurat.
  • Untuk penanganan ke depan yang lebih baik maka diperlukan kerjasama yang aktif antara mahasiswa dan para staf serta perbaikan sumber daya manusianya dalam hal ini adalah operator absensinya.
  • Selain sebagai proses otomatisasi terhadap akses informasi, tetapi juga menciptakan akurasi, kecepatan, dan kelengkapan sebuah sistem yang terintegrasi sehingga proses organisasi yang terjadi akan efisien, terukur, fleksibel.

 

DFD LEVEL 0

dfd 0

DFD LEVEL 1

dfd 1

DFD LEVEL 2

dfd 2

Entity Relation Data

New Picture

Tabel

Dosen

Nama

Null

Type

Nomor

Not Null

Number(2)

NIP

Not Null

Variabel Character(12)

Nama

Not Null

Variabel Character(40)

Mata Kuliah

Name

Null

Type

Kode

Not Null

Number(6)

Waktu

Nama

Null

Type

Nomor

Not Null

Number(2)

Hari

Not Null

Variabel Character(6)

Tanggal

Not Null

Variabel Character(2)

Bulan

Not Null

Variabel Character(2)

Jam

Not Null

Variabel Character(15)

Kuliah ke

Not Null

Variabel Character(2)

Kelas

Nama

Null

Type

Nomor

Not Null

Number(2)

Program

Not Null

Variabel Character(50)

Jurusan

Not Null

Variabel Character(35)

Kode

Not Null

Character(8)

Ruangan

 

Variabel Character(5)

Mahasiswa

Nama

Null

Type

Nomor

Not Null

Number(2)

NIM

Not Null

Variabel Character(8)

Nama

Not Null

Variabel Character(40)

Rabu, 28 Januari 2009

SISTEM MEMBANGUN LAN

  1. Bentuklah tim ( max 3 org/tim), anggaplah anda akan membangun LAN pada instansi anda. Buatlah kebutuhan hardware (spesifikasi workstation/klien, server dan pendukungnya), software yang diperlukan dan informasi dapat anda tambahkan selengkap mungkin. Beri keterangan kenapa spesifikasi tersebut menjadi pilihan.

clip_image001[32] Kebutuhan hardware dan software yang diperlukan untuk     membangun LAN :

a) Cable Protector ( trunking )

     Seluruh kabel jaringan data diproteksi dengan menggunakan    protector cable , bertujuan agar frekwensi kabel tidak  terpengaruh dengan aliran kabel listrik yang ada disekitar kabel data.

b) Patch panel category 5e

     mereduksi lonjakan–lonjakan frekwensi negative dari kabel data

c) Outlet data ( Modular, face plate & outbow )

     diberi label agar memudahkan untuk maintenance dikemudian hari

d) Walmounting Rack

     sebagai tempat penyimpanan perangkat aktif ( switch, router,  modem ) agar terproteksi dari debu dan memudahkan dalam pemeliharaan

e) Patch cord.

     memudahkan konkesi dari jaringan internal tidak langusng ke pc/laptop tetapi melaui patchcord terlebih dahulu agar koneksi lebih baik

f) Kabel UTP cat 5.e

    mempunyai kapabilitas dapat mengantarkan data sebesar 100 Mbps/second

g) Kabel UTP Cat 6

     mempunyai kapablitas mengantarkan data sebesar 1000 Mbps/second.

h) Switch

     Spesifikasi yang digunakan 10/100 Mbps + 2 port 1000 Mbps. Tiap Port switch tersebut dapat menjalankan aplikasi 100 Mbps dan 2 port untuk backbone 1000 Mbps.

i) Komputer server

    Komputer yang digunakan sebagi server.

j) Komputer client

    computer yang digunakan sebagai client.

Server

Outlet Data

Patch Panel

switch

switch

Outlet Data

PC Client

Patch Cord

UTP cat 5 e

Patch Cord

Patch Cord

Patch Cord

UTP cat 5 e

UTP cat 5 e (backbone)

2. Pergilah ke lab internet, kemudian lihatlah website berikut: Pasarbuku.com; thumbnail.com; amazon.com; kencan rilek, bimamail.com; mailcity.com. Plasa.com Indowork.com

clip_image001[33] Pasarbuku.com

image

clip_image001[34] thumbnail.com

image

clip_image001[35] amazon.com

image

image

clip_image001[36] kencan rilek

Tidak dapat dibuka

clip_image001[37] bimamail.com

image

clip_image001[38] mailcity.com berubah menjadi lycos mail.com

image

clip_image001[39] Plasa.com

image

clip_image001[40] Indowork.com

image

3. Bila absensi anda No. urut 1 diminta mencari Website pemda propinsi Nanggro Darusalam (Aceh, Sumut) beserta tingkat II, No. urut absensi 2 Sumbar, Riau beserta tingkat II, No. 3 tolong didiskusikan sesama rekan, No. 4 dan seterusnya. Website yang dicari tidak boleh sama. Down load dan save.

clip_image001[41] Propinsi Kepulauan Riau

image

clip_image001[42] Kabupaten Karimun

image

clip_image001[43] Kota Tanjungpinang

image

clip_image001[44] Kota Batam

image

clip_image001[45] Kabupaten Natuna

image

clip_image001[46] Otorita Batam

image

4. Masing-masing pemilik nomor mencari salah satu Website pemerintahan asing, (subway, Car, machine, suplier, etc.), down load dan save. Fokuskan perhatian pada ke PU-annya.

image

image

image

image

image

image

image